Selasa, 28 Oktober 2014

MAKALAH BAHASA INDONESIA
FUNGSI DAN DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA



DISUSUN OLEH
DWI RETNOSARI      NIM :13.21.014874



UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA
FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
TAHUN 2014




KATA PENGANTAR


            Pendorong utama bagi penyusunan dan penulisan makalah ini ialah guna untuk memenuhi tugas kuliah dan untuk berbagi pengetahuan  kepada teman –teman sesama  mahasiswa yang telah menempuh jenjang pendidikan di perguruan tinggi  dan   makalah ini  juga   untuk bahan pembelajaran bagi saya sendiri sebagai penyun  dan penulis makalah ini


















Daftar  isi  

KATA PENGANTAR
BAB I        PENDAHUKUAN
  A .Latar belakang
   B . Rumusan Masalah
   C . Tujuan
BABII  PEMBAHASAN
    A . Pengertian bahasa
    B    Funsi bahasa
    C     kedudukan bahasa
BAB III PENUTUP
  A. Kesimpulan                                                
  B. Saran

DAFTAR PUSTAKA





BAB I
A  . Latar belakang
 Yang melatar belakangi pembuatan makalah ini adalah tidak terbatas  fungsi  penggunaan  bahasa Indonesia   dalam  dunia pendidikan dan sosisal masyarakat . Bahasa indonesia menjadi bahasa nasional di Indonesia dan menjadi bahasa komuni kasi antar suku bangsa . Bahasa menjadi bahasa komunikasi masyarakat dan menjadi bahasa persatuan.


B .  Rumusan masalah  
    1 . Apakah fungsi dan kedudukanbahasa Indonesia ?



C Tujuan
    1 . Untuk mempelajai bahasa Indonesia dalam  pendidikan .
    2 . untuk mempelajari fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia .





BAB II
PEMBAHASAN

A.     Pengertian bahasa
Setiap para ahli memberikan pandangan yang berbeda mengenai bahasa Indonesia sebagai bidang ilmunya .rumuan di atas seirama pula dengan pendapat  Keraf (1987:16 ) yang menyatakan : “ bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyaakat yang berupa bunyi suara yang di hasilkan oleh alat ucap manusia .”pendapatini  dididukunga oleh Wirjosoedarmono (1985:1) yang menyatakan :” bahasa adalah alat komunikasi antar agota masyarakat “ .
 Dalam kamus besar  bahasa  Indonesia (Dapdikbud,1991:77) bahasa beermakna :”(1) lambing sitem yang arbitrer, yang di pergunakan oleh para anggota suatau masyarakat yang bekerja sama ,berinteraksi dan mengeditifikasi diri ; (2) percakapan (peralatan ) yang baik ,tingkah laku yang baik ,sopan santun  makna ini menekankan bahasa pada  bahasa sebagai wujud tingkah laku manusia .pengertian ini lebih merujuk pada fungsi bahasa dan hasil proses bahasa .

Berdasarkan beberapa pandangan tersebut di atas , maka terdapat beberapa unsur  yang perlu di perhatikan untuk mendefinisikan bahas
(i)                 Bahasa sebagai alat komunikasi . komunikasi itu dapat bersifat langsung dan tidak langsung.
(ii)               Bahasa berwujud bunyi yang di hasilkan oleh alat ucap manusia . bunyi itu dapat di lafalkan  dan dapat pula dilambangkan.
(iii)             Bunyi bahasa bersifat arbitrer atau manasuka .
(iv)             Bunyi yang arbitrer itu bermakna atu bersistem .


Berdasarka unsur –unsur itu ,penulis menyimpulkan bahwa bahasa adalah “alat komunikasi antar angota masyrakat , berupa bunyi . yang di hasilkan oleh alat ucap manusia  secara arbitrer yang bermakna “.




Sifat bahasa
Archibal  A.Hill ( pateda , 1988:7) menyebutkan lima sifat bahasa  yang berwujud bunyi. Kelima sifat bahasa itu adalah :
a.       Bahasa merupakan seperangkat bunyi. Bunyi itu bersistem  dan di keluarkan oleh alat  bicara manusia . Setiap bahasa memiliki bunyi – bunyi yang bersistem . Misalnya dalam bahasa batolaki bunyi il bermakna lnyap atau juga bermakna kalah.
b.      Hubungan ntara bunyi bahasa dan objek (acuannya) bersifat arbitrer. Artinya  hubungan antara bunyi dan wujudnya yang bewujud benda , atu konsep bersifat mana suka .
c.       Bahasa itu bersistem setiap bahasa di dunia memiliki system sendiri .
d.      Bahasa itu seperangkat lambing bunyi yang di hasil kan oleh ucap manusia itu berwujud lambing
e.       Bahasa besifat sempurna.







Fungsi  bahasa
Keraf (1987:17) memperinci empat fungsibahasa secara umum .

a.       Untuk tujuan praktis :Pada fungsi ini , bahasa di pergunakan mengadakan hubungan   antar masyarakat dalam pergaulan sehari- hari .
b.      Unuk tujun artistik .Pada fungsi ini, bahasa di pergunakan dengan cara seindah – indahnya  guna pemuas rasa estesis manusia ,misalnya syair-syair lagu, puisi ,dan bentuk linya .
c.       Menjadi kunci mempelajari pengetahuan lain .
d.      Utuk tujuan filosofis.

FUNGSI BAHASA INDONESIA
Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus.
Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang adalah
1. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri.
Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:
* Agar menarik perhatian orang lain terhadap diri kita.
* Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
2. Sebagai alat komunikasi.
Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi,berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/media bahsa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas,sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.
3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.
Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.
4. Sebagai alat kontrol Sosial.
Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, contohnya buku- buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.


Fungsi bahasa secara khusus :
1. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari.
Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosialnya. Komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.
2. Mewujudkan Seni (Sastra).
Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa dll. Terkadang bahasa yang digunakan yang memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.
3. Mempelajari bahasa- bahasa kuno.
Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal. Misalnya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.
4. Mengeksploitasi IPTEK.
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri



 KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA
Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting yang tercantum didalam :
1. Ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 dengan bunyi, “ Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.
2. Undang- Undang Dasar RI 1945 Bab XV (Bendera, Bahasa, dan lambing Negara, serta Lagu Kebangsaan) Pasal 36 menyatakan bahwa “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.
Maka kedudukan bahasa Indonesia sebagai :
1. Bahasa Nasional
Kedudukannya berada diatas bahasa- bahasa daerah. Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
· Lambang kebanggaan Nasional.
Sebagai lambang kebanggaan Nasional bahasa Indonesia memancarkan nilai- nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia, kita harus bangga, menjunjung dan mempertahankannya. Sebagai realisasi kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri, malu, dan acuh tak acuh. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya.
· Lambang Identitas Nasional.
Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia. Berarti bahasa Indonesia akan dapat mengetahui identitas seseorang, yaitu sifat, tingkah laku, dan watak sebagai bangsa Indonesia. Kita harus menjaganya jangan sampai ciri kepribadian kita tidak tercermin di dalamnya. Jangan sampai bahasa Indonesia tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia yang sebenarnya.
· Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.
Dengan fungsi ini memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbeda-beda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan, cita-cita, dan rasa nasib yang sama. Dengan bahasa Indonesia, bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya, karena mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi ‘dijajah’ oleh masyarakat suku lain. Karena dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Bahkan, bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia.
· Alat penghubung antarbudaya antardaerah.
Manfaat bahasa Indonesia dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa Indonesia seseorang dapat saling berhubungan untuk segala aspek kehidupan. Bagi pemerintah, segala kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan kemanan mudah diinformasikan kepada warga. Apabila arus informasi antarmanusia meningkat berarti akan mempercepat peningkatan pengetahuan seseorang. Apabila pengetahuan seseorang meningkat berarti tujuan pembangunan akan cepat tercapai.
2. Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia)
Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia befungsi sebagai :
· Bahasa resmi kenegaraan.
Bukti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan adalah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945. Mulai saat itu bahasa Indonesia digunakan dalam segala upacara, peristiwa serta kegiatan kenegaraan.
· Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan.
Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran ynag berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing. Apabila hal ini dilakukan, sangat membantu peningkatan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknolologi (iptek).
· Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.
Bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. Tujuan penyeragaman dan peningkatan mutu tersebut agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.
· Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.



















BAB III
Kesimpulan
Fungsi dan kedudukan  bahasa Indonesia 
Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan , sebagai bahasa ,sebagai bahasa  komunikasi yang baik  masyarakat .
Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, lambang ke banggaan nasional , lambang identitas nasional alat penghubung antar  budaya dan antar daerah .
Fungsi dan kedudukan bahasaindonesia sebagai bahasa perstuan Indonesia dan sebagai bahasa nasional dan basa pnghubung antar masyarakat. 












 DAFTAR PUSTAKA
Keraf, Gorys
1987  Tata Bahasa Indonesia . Endah Flores :Nusa Indah
1995.  komposisi . Endah Flores : Nusa Indah
Wirjosoedarmo, Soekono
 1985  Tata Bahasa  Indonesia . Surabaya :sinar wijaya
 1985b . Sastra  Indonesia  Moderen (Suatu Masa Perkembangan ).surabaya  : Sinar Wijaya

Depdikbud
        1975 . Pedoman Umum Ejaan  Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan ,Jakarta : Pusat ….Bahasa           
        1980 . Pedoman Umum  Pembentukan Istilah . Jakarta : Balai Pustaka
        1988  Tata Bahasa Baku  Bahasa  Indonesia Jakarta  : Balai Pusaka
        1994 . Kamus  Besar Bahasa Indonesia Jakarta : Balai Pustaka
Padeta , Mansoer
        1982 .Morfologi Sebuah Rambu-Rambu . Gorontalo : Viladan
        1988 . Ilmu Perbandingan  Bahasa –Bahasa di Indonesia . Gorontalo : Viladan

September 29, 2011




bbb














































Tidak ada komentar:

Posting Komentar